KotaKota Asia

senangjalan.com – Perjalanan Keliling Korea Selatan : Kota Busan

2018 – Busan, Kota Pantai dengan Berjuta Destinasi Wisata Jempolan di Korea Selatan

Jumbo busan city tour

Selain terkenal sebagai lokasi festival film tahunan, kota terbesar kedua di negeri ginseng ini juga memiliki pesona wisata nan beragam dan jempolan. Mulai dari wisata edukasi, wisata budaya sampai pada wisata hiburan pun banyak tersedia di sini. Karena banyaknya destinasi wisata yang ingin dikunjungi dalam waktu yang singkat, maka pilihan kami jatuh pada moda transportasi bus city sightseeing yang umum disebut Hop on Hop off Tours yang bernama Jumbo Busan City Tour. Dengan opsi ini kita akan diantar ke destinasi-destinasi wisata utama yang ada di kota Busan tanpa perlu lagi memikirkan rute dan hal lainnya. Urutan rute destinasi wisata yang kami lalui saat mulai naik bus dari Busan Station adalah Yeongdodaegyo Bridge, Huinnyeol Culture Village, Yeongdo Sky Observatory, 75 Square, Taejongdae Park, Korean National Maritime Museum, Oryukdo Islands, Cruise Terminal of Yonghoman Bay, Pyeonghwa Park, Songdo Beach, BIFF Plaza dan Jagalchi Market. Namun, karena selama perjalanan city tour bus ini cuaca kota Busan sedang turun hujan deras, maka ada beberapa destinasi wisata yang di skip seperti Huinnyeol  Culture Village, Yeongdo Sky Observatory, dan 75 Square.

Taejongdae park

Tujuan Jumbo bus pertama adalah Taejongdae Park. Sebenarnya banyak view menarik di spot wisata ini, namun karena sedang turun hujan, hanya sekitar 10 menit saja kami meluangkan waktu di sini. Taejongdae Park adalah taman alami yang dipenuhi pohon-pohon cemara hijau dengan tebing-tebing megah menghadap ke laut terbuka di ujung selatan pulau Yeongdo-gu. Selain itu destinasi wisata Taejongdae Park ini juga menawarkan beberapa fasilitas yang menarik bagi para wisatawan seperti observatorium, taman hiburan, rumah cahaya, dan terminal kapal pesiar dalam satu kompleks wisata nan menakjubkan. Nama Taejongdae sendiri diambil dari Raja Taejong Muyeol (604 – 661), raja ke-29 Kerajaan Silla yang suka sekali berlatih memanah di tempat ini, terutama setelah keberhasilan menyatukan tiga kerajaan besar di Korea waktu itu. Apabila sobat senangjalan.com memiliki waktu yang cukup dan didukung oleh cuaca yang bersahabat, kami sarankan untuk explore lebih lama di kawasan destinasi wisata ini.

Oryukdo – kumpulan pulau

Ada banyak view dan background foto menarik bila Anda berkesempatan mengunjungi satu demi satu spot wisata yang ada di daerah ini. Dari kejauhan, nampak Jumbo bus berikutnya telah mendekati halte pemberhentian Taejongdae Park untuk menurunkan dan membawa penumpang. Kami pun bergegas naik untuk melanjutkan perjalanan menuju ke destinasi wisata selanjutnya yaitu Korean National Maritim Museum. Korean National Maritim Museum ini merupakan tempat wisata favorite anak-anak, karena di sini mereka bisa mempelajari seluk beluk dunia maritim melalui film, alat peraga maritim yang menarik dan akuarium ikan air laut besar dalam museum. Semua-nya bisa Anda nikmati secara gratis..lumayan 😀 Pada saat kami berkunjung, ada beberapa group anak-anak sekolah yang sedang berwisata dan suasana-pun cukup ramai. Bila cuaca memungkinkan, sempatkan naik ke roof top gedung museum ini melalui lift yang tersedia. Anda akan menemukan sky park tempat Anda bisa bersantai dan menikmati view landscape kota Busan dengan nyaman dan leluasa tentunya.

Sky park Korean Maritim National Museum

Dari sky park ini, sobat senangjalan.com bisa menyaksikan pemandangan cantik gedung-gedung tinggi, perbukitan dan lautan yang mengelilingi kota Busan tepat di depan mata. Bentangan jembatan Yeongdodaegyo Bridge nan iconik dan kokoh pun bisa dinikmati dengan jelas di sini. Disediakan juga teropong bonicular untuk mengamati view kota Busan, lengkap dan menarik pokoknya 🙂 Duduk menikmati pemandangan dengan bonus terpaan angin pantai, sembari menyeruput minuman panas atau menikmati bekal yang sudah disiapkan dari penginapan bisa menjadi opsi aktivitas menarik di sky park ini. Namun, pada saat kami berkunjung cuaca agak kurang bersahabat. Hujan gerimis agak menghalangi kenyamanan kami menikmati suasana pemandangan siang itu, sehingga view nan cantik kurang begitu jelas karena tertutup kabut tipis yang muncul bersamaan dengan rintik hujan. Hal ini lah yang memaksa kami untuk mengakhiri kunjungan ke museum maritim lebih cepat 🙁

 

Salah satu view Oryukdo islands

Destinasi selanjutnya adalah Oryukdo Islands. Pulau Oryukdo berada di lepas pantai bagian selatan kota Busan. Nama Oryukdo sendiri berawal dari kenyataan bahwa gugusan pulau ini kadang tampak berjumlah lima (merujuk ke ‘o’ yang artinya lima dalam bahasa Korea) dan bisa juga berjumlah enam (merujuk ke ‘yuk’ yang artinya enam). Jumlah penampakan pulau ini tergantung pada ketinggian ombak atau permukaan air laut. Gugusan Pulau Oryukdo yang terbentuk dari batuan karang alami ini telah ditetapkan sebagai salah satu monumen wisata kota Busan. Sebagian besar gugusan pulau ini tidak berpenghuni, kecuali satu pulau yang di atas nya berdiri bangunan mercusuar. Pulau Oryukdo terdiri dari pulau Usakdo, pulau Surido, pulau Gonggotdo, pulau Guldo dan pulau Deungdaedo (Mercusuar). Khusus untuk pulau Usakdo bagian atas-nya terdiri dari dua segmen. Jadi saat level permukaan air sedang tinggi maka akan tampak satu segmen pulau saja.

 

Songdo beach

Inilah mengapa kadang-kadang gugusan pulau ini berjumlah lima pulau saja. Pulau Usakdo juga punya nama lain yaitu pulau Bangpaedo dan pulau Sol, tergantung pada level permukaan air laut. Apabila sobat senangjalan.com memiliki waktu yang agak lama, sebenarnya ada dua opsi menarik untuk menjelajahi semua gugusan Oryukdo island ini. Opsi tersebut adalah opsi half-day course yang meliputi tour wisata ke Igidae Costal Path – Oryukdo Island – Baengunpo – Sinseondae. Selanjutnya,opsi one-day course yang meliputi penjelajahan ke Igidae – Jangjasan Mountain – Oryukdo Island – Baengunpo – Sinseondae – Hwangryeongsan Mountain. Songdo Beach berjarak hanya 3 km dari pusat kota Busan, dan merupakan pantai wisata favorite bagi penduduk setempat untuk bersantai pada menikmati musim panas. Pantai ini mulai dibuka pada tahun 1913 sebagai pantai resmi pertama negara Korea, dan diberi nama “Songdo” (yang berarti “pulau pinus”) mengacu pada kebun pinusnya yang ada di sekitar batas pantai. Pada tahun 2000, pantai Songdo mulai direkonstruksi kembali selama 5 tahun pengerjaan yang komprehensif dengan memperluas garis pantai dan dipercantik dengan menambahkan beberapa air mancur. Kini pantai Songdo semakin populer karena pemandangan malam saat musim panasnya yang romantis. Pantai ini juga menjadi venue tuan rumah bagi acara Busan Sea Festival dan Hyeonin Singing Festival yang meriah. Dari pantai ini, dengan berjalan kaki, sobat senangjalan.com juga bisa mengunjungi destinasi wisata lain yang tak kalah menarik seperti Jagalchi seafood market dan Amnam Park.

Songdo walking track bridge

Salah satu spot wisata yang menjadi magnet wisatawan berkunjung ke pantai ini adalah keberadaan walking track bridge yang membentang di salah satu sudut pantai Songdo. Melahap track dengan berjalan kaki santai sambil menikmati keindahan pantai dan hembusan angin laut di sore hari merupakan kemewahan dan sensasi tersendiri…betul khan? Anda juga bisa menikmati gugusan bebatuan pantai yang keren di ujung walking track bridge sembari bermain air laut dan berfoto untuk kenang-kenangan saat pulang nanti sampai di kampung halaman. Dari ujung walking track ini, Anda dapat berjalan menuju ke gedung Busan Bay Station tempat Busan Air Cruise berada. Busan Air Cruise merupakan wahana kereta gantung cable car yang berjalan di atas permukaan laut untuk menghubungkan Songnim Park di sisi timur ke pantai Amnam Park di sisi barat. Lama waktu perjalanan one way Busan Air Cruise adalah sekitar 8 menit 30 detik dengan waktu operasi antara jam 9 pagi hingga 10 malam (Minggu – Kamis dari September hingga Juni) dan dari jam 9 pagi sampai jam 11 malam (Minggu – Kamis selama bulan Juli – Agustus).

Cable car Busan Air Cruise

Sedangkan pada hari Jumat, Sabtu, dan sehari sebelum hari libur nasional, waktu operasi adalah pukul 9 pagi hingga 11 malam. Wahana Busan Air Cruise ini memiliki kereta gantung sebanyak 39 gerbong dengan kapasitas 8 orang dan akan menempuh jarak sejauh 1,62 kilometer. Dari 39 gerbong ini terdapat 13 gerbong berlantai kaca atau crystal clear yang transparan dan dijamin akan memberikan para penumpang-nya sensasi pengalaman yang mendebarkan. 😀 Harga tiket per orang dewasa dibandrol 12.000 won (kurs 1 won = Rp13) untuk sekali jalan dan 15.000 won untuk tiket pulang pergi, sedangkan untuk anak-anak berlaku harga 9.000 won sekali jalan dan 11.000 pulang pergi untuk gerbong kereta standar. Jika Anda ingin memilih naik gerbong crystal cruise, harga tiketnya 16.000 won untuk tiket sekali jalan dan 20.000 tiket pulang pergi per orang dewasa. Bagi anak-anak berlaku bandrol harga tiket 12.000 won sekali jalan dan 15.000 won pulang-pergi. View pantai Busan memang endess !!

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *