KotaKota Asia

senangjalan.com – perjalanan keliling Korea Selatan : Seoul (episode 1)

2018 – Seoul,  Menikmati Ihwa Mural Village dan Panorama kota Seoul dari Ketinggian.

Pada tahun 2018 ini merupakan kunjungan kedua kami ke Korea Selatan. Pada kunjungan pertama, hanya kota Seoul saja yang sempat kami telusuri karena berkenaan dengan tugas kantor yang harus kami tunaikan di kota tersebut. Nah, pas tahun 2018, itinerary plan telah terusun untuk berkeliling ke beberapa kota di negara Korea Selatan. Kota pertama tentu saja Seoul, karena pesawat AirAsia yang kami tumpangi akan mendarat di sini. Ada beberapa destinasi wisata menarik di kota Seoul yang belum sempat kami datangi saat kunjungan pertama di tahun 2014 lalu. Dan kami akan menyajikan untuk pembaca semua, informasi dan foto-foto menarik saat mengunjungi tempat-tempat ini dalam artikel kali ini. Hari pertama kami datang, cuaca Seoul kurang bersahabat, dari pagi sampai malam hari diguyur hujan yang cukup lebat sehingga cukup mengganggu itinerary plan yang telah kami susun. Hampir seharian kami di apartemen, menunggu hujan reda. Efektif baru hari kedua, kami bisa mulai keluar dari apartemen untuk mendatangi satu per satu destinasi wisata meskipun ditemani cuaca mendung dan sesekali turun hujan juga di kota Seoul. Ough ya, bila teman semua mengunjungi korea selatan saat musim panas, jangan lupa selalu siapkan payung atau jas hujan yaa.. 😀

Apa itu Ihwa Mural Village?

Sebenarnya, Ihwa (moon) village akan diruntuhkan oleh pemerintah kota Seoul karena merupakan kawasan yang kumuh dan rusak. Kawasan ini sejatinya merupakan komplek hunian bagi kelas pekerja yang tidak mampu membeli rumah di kawasan perkotaan yang lebih rendah atau datar. Namun pada tahun 2006, muncul pengajuan proposal penyelamatan dari Ministry Culture, Sports and Tourism untuk menata dan mentransformasi kawasan desa ini menjadi Desa Seni melalui program “Art in the City initiative“. Pihak kementrian telah melakukan seleksi ketat terhadap 70 orang seniman dan sukarelawan untuk merestorasi kawasan Ihwa Village. Nantinya kawasan yang semula kumuh ini kan dipercantik dengan menambahkan elemen seni mural di semua bangunan mulai dari tembok/dinding rumah, atap rumah, pagar, tangga, sekolah ataupun jalan-jalan di sekeliling desa ini. Lewat proses restorasi yang tak kenal lelah selama selama enam bulan dengan tema Mix, Connect, and Get Together, jadi lah kawasan Ihwa Village menjadi salah satu destinasi wisata yang banyak dikunjungi para wisatawan domestik maupun mancanegara. Dan di kemudian hari oleh para wisatawan dikenal dengan nama Ihwa Mural Village. Selain keelokan dan keindahan seni lukis mural yang ada di kawasan ini, Anda juga bisa menikmati panorama indah nan elok kota Seoul dari ketinggian saat berkunjung ke destinasi wisata ini. Ada juga beberapa spot yang menjadi setting lokasi shooting drama film Korea yang kini marak digandrungi pemirsa di seluruh belahan dunia.

Untuk menuju ke kawasan ini selain dengan metro dan bus, Anda juga harus membekali diri stock tenaga kaki untuk melangkah, karena lokasi desa wisata ini berada di ketinggian Mount Naksan. Anda perlu berjalan mendaki selama sepuluh menit untuk mencapai area wisata setelah keluar dari stasiun metro. Ada aturan tak tertulis bila berkunjung ke kawasan wisata ini, karena merupakan kawasan hunian warga seperti misalnya tidak boleh berisik, tidak boleh sembarang masuk property bila tidak ada tanda boleh masuk, tidak boleh sembarang melakukan pemotretan terutama bila ada warga sekitar yang menjadi salah satu obyek foto Anda tanpa ijin yang bersangkutan terlebih dahulu. Dan berkunjunglah saat siang hari sehingga tidak mengganggu privasi warga yang tinggal di kawasan ini. Dan buanglah sampah di tempat yang sudah disediakan plus belilah souvenir atau barang dagangan yang di jual oleh penduduk setempat sebagai salah satu apresiasi kita akan keberadaan Ihwa Mural Village ini. Banyak gambar mural menarik yang bisa menjadi setting latar foto selfie atau pun foto bersama keluarga atau teman seperjalanan. Nikmati sambil berjalan santai dan temukan spot-spot cantik seni mural lukis hasil guratan kuas para seniman handal di kota Seoul ini. Setelah lelah berjalan, istirahatlah dan bersantai sambil duduk menikmati keindahan kota Seoul yang dipenuhi gedung tinggi, temple ataupun tower nan iconic sebelum melanjutkan kembali perjalanan. Untuk berkunjung ke destinasi wisata Ihwa Mural Village ini hindari pada hari senin ya guys, karena hampir semua tempat wisata seperti museum, toko suvenir dan lain-lain pada tutup 🙁

How To Get There 

Area bagian bawah dekat stasiun metro merupakan kawasan keramaian yang penuh dengan restoran, kafe dan tempat hiburan. Sepertinya tempat ini merupakan salah satu pusat hiburan malam di kota Seoul. Mirip-mirip jalan-jalan di kawasan legian Bali. Untuk menuju ke kawasan wisata Ihwa Mural Village ini bisa dijangkau dengan moda transportasi metro turun line nomor 4 warna biru muda turun di stasiun Hyehwa ambil exit No. 2. Ambil jalan lurus di sisi kanan Anda setelah keluar stasiun metro dan ikuti saja petunjuk jalan yang ada, setelah 10 menit jalan mendaki Anda akan sampai di Ihwa Mural Village. Saran saja sebaiknya hindari berkunjung di hari Senin setiap minggu nya karena semua toko dan museum yang ada di kawasan ini tutup. Ihwa Mural Village ini bisa menjadi pelajaran berharga, bahwa “sesuatu yang semula dianggap rusak dan kumuh apabila ditata dengan tambahan elemen seni dan ketekunan bisa berubah menjadi sesuatu yang berharga dan menambah income per kapita para warga nya”. Hal ini juga telah banyak diaplikasikan di beberapa kota di Indonesia, seperti Jogjakarta, Semarang dan Malang dengan kampung mural warna warni-nya. Dan terbukti juga banyak menarik minat wisatawan untuk datang ke sana. So guys, bisa dijadikan gagasan menarik untuk mentransformasi kawasan-kawasan di tanah air yang semula kumuh dan rusak menjadi kawasan yang cantik dan layak menjadi destinasi wisata unggulan di tanah air. Kota mana lagi yang akan menyusul ya guys ? 🙂

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *