KotaKota Asia

senangjalan.com – how to spend your night time in Hong Kong

2018 – pengalaman jelajah Hong Kong di malam hari

Sobat senangjalan.com, Hong Kong adalah salah satu kota metropolitan dan kota bisnis di Asia. Banyak perusahaan di berbagai negara di dunia membuka cabangnya di sini. Dengan demikian, jumlah penduduknya dalam kota Hong Kong dapat dikategorikan padat. Banyak rumah-rumah susun atau apartemen di kanan kiri jalan. Tempat tinggal yang luas adalah sebuah kemewahan tersendiri bagi warga kota ini πŸ˜€

Secara geografi, Hong Kong terbagi menjadi tiga, yaitu pulau Hong Kong atau Hong Kong Island, daerah yang bersatu dengan benua Asia dan sering di kenal dengan mainland, dan terakhir pulau Lantau dimana bandara udara Hong Kong berada. Selama tiga hari di Hong Kong, kami hanya bisa menjelajah kotanya di sore hari, karena pagi hingga sore ada tugas kantor yang harus kami jalani.

Kami menginap di Hotel Ibis yang berada jalan Java kawasan North Point. Moda transportasi yang kami pilih dari bandara menuju hotel adalah bus (A11) dengan tiket seharga HK$40 ( 1HK$ = Rp. 1.750) sekali jalan. Jangan lupa beli dulu kartu octopus di loket kereta di bandara ya .. Kartu ini bisa digunakan untuk naik transportasi bus, kereta api maupun tram (tram di Hong Kong dikenal dengan sebutan ding-ding). Seperti biasa kita tinggal melakukan β€œtap” kartu octopus ini setiap kali menggunakan moda transportasi. O..ya, bis yang kami tumpangi adalah bis double decker atau bis tingkat.

Koper bisa kita simpan dibawah kemudian duduk di kursi yang tersedia atau menaiki tangga dan duduk di kursi di deck bagian atas.

Selama perjalanan bis A11 ada satu kawasan yang menarik perhatian saya yang mirip pelabuhan peti kemas. Ratusan peti kemas itu tertata rapi dan siap diangkut ke tujuan akhir dengan menggunakan kapal laut. Lebih besar mana ya kira-kira dengan pelabuhan peti kemas Tanjung Priuk kita? Ada yang sudah mencoba mengukurnya ? πŸ˜€

Lokasi wisata yang berhasil kami kunjungi adalahi kawasan central seperti Hong Kong observation wheel, times square – causeway bay, dan naik perahu kuno β€œDukLing”, serta daerah Tsim Sha Tsui.

Observation Wheel

Kebetulan pada bulan Desember 2017, The AIA Hong Kong observation wheel/ferris wheel dibuka kembali. Kami bisa mencoba ferris wheel ini dengan tiket seharga HK$20 per orang untuk tiga kali putaran selama 20 menit. Ferris wheel ini terdiri dari 42 gondola yang masing-masing bisa memuat delapan orang. Lokasi ferris wheel terletak di Victoria Harbour – Central. Dari atas observation wheel ini, kita bisa melihat kota Hong Kong baik yang dari sisi mainland maupun pulau Hong Kong itu sendiri. Bagaimana, ingin mencoba ?

 

Naik perahu kuno DukLing

DukLing, konon berarti clever duck, adalah perahu yang digunakan untuk memancing dengan jumlah awak kapal 36 orang. DukLing adalah perahu kayu dengan layar berwarna merah. Sekarang, DukLing adalah perahu sewa dengan areal jelajah seputaran Victoria Harbour.

Sobat senangjalan bisa menikmati kota Hong Kong dari sisi perairan selama sekitar satu jam dengan harga HK$230 untuk orang dewasa dan HK$180 untuk anak-anak. Kita bisa duduk beralaskan rotan atau bantal di buritan atas maupun di tengah perahu. Selain pemandangan, kita juga mendapat complimentary drink satu gelas minuman, soda atau wine. Jika angin terlalu kencang, sobat dapat meminjam selimut merah senada dengan warna layar ke petugas. Untuk dapat naik DukLing, sobat senangjalan dapat menuju Central pier 9 atau di Kowloon Public Pier 3, Tsim Sha Tsui. Jam operasi DukLing sekitar jam 14.30 – 20.30.

Kuliner

Kuliner di Hong Kong adalah Chinese food dan sebagian besar mengandung babi. Tapi, tenang sobat..banyak restauran Indonesia di sana. Kita tinggal browshing nama-nama restoran seperti warung Chandra, warung Malang, atau Restauran Indonesia di Hong Kong, maka akan kita dapati lokasi-lokasinya. Tentunya menu yang ada adalah menu Indonesia seperti soto, sop buntut, gule, ayam goreng maupun gorengan. Bahkan, siaran televisi yang ada di restauran adalah televisi Indonesia. He-he

Souvenir

Ada banyak lokasi souvenir murah di Hong Kong, kami berhasil mengunjungi di Li Yuen Street East di dekat Central. Jika sobat senangjalan pernah ke lokasi souvenir Bugis di Singapura, nah.. seperti itulah tempat souvenir di Li Yuen Street East ini.

Pesan khusus untuk sobat apabila hendak meninggalkan Hong Kong kembali ke Indonesia, berangkatlah lebih awal dan siapkanlah waktu panjang di bandara. Why ? Karena lokasi check-in atau imigrasi dan tempat boarding jauh, serta kadang perlu naik kereta antar terminal terlebih dahulu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *