KotaKota Asia

senangjalan.com – Perjalanan Keliling Korea Selatan : Kota Jeonju

2018 – Kota Jeonju, kota nya wisata kuliner Bibimbab yang otentik di Negeri Ginseng

Stasiun kereta api Jeonju

Jeonju merupakan kota terbesar ke-16 di Korea Selatan dan ibu kota Provinsi Jeolla Utara. Nama Jeonju secara harfiah berarti “wilayah sempurna” (dari hanja 全 (전; jeon) untuk sempurna, 州 (주; ju) untuk wilayah). Kota Jeonju merupakan pusat wisata penting dan banyak dikenal karena makanan Korea yang otentik, bangunan bersejarah, kegiatan olahraga, dan festival budaya yang inovatif. Pada bulan Mei tahun 2012, kota Jeonju terpilih sebagai kota dengan predikat Kota Kreatif dalam bidang Gastronomi dan menjadi bagian dari Jaringan Kota Kreatif UNESCO. Penghargaan dari UNESCO ini berupa pengakuan akan terjaganya masakan rumahan tradisional kota Jeonju yang diwariskan selama ribuan tahun, sistem regenerasi pengasuhan koki berbakat, dan penyelenggaraan festival makanan khasnya yang diadakan setiap tahun. Salah satu daya tarik yang cukup kuat untuk memasukkan kota Jeonju dalam daftar itinerary keliling Korea Selatan ini adalah keberadaan menu kuliner asli dan otentik Bibimbab, yang memang berasal dari Kota Jeonju. Sebenarnya sebagian besar destinasi wisata top yang ada di kota Jeonju relatif berada dalam jarak yang berdekatan. Cukup dengan berjalan kaki, sobat bisa menjangkau semua destinasi wisata dalam sehari perjalanan.

Kedai roti PNB

Destinasi pertama kami, adalah mengunjungi kedai Roti PNB, salah satu kedai roti favorit warga kota Jeonju yang selalu ramai mulai pagi sampai malam. Dengan berlindung di bawah naungan payung karena hujan di pagi itu, perlahan kami langkahkan kaki dari hotel menuju kedai Roti PNB. Kedai roti PNB ini kebetulan berada dalam arah yang sama dengan kompleks wisata Jeonju Hanok Village yang akan kami kunjungi. Aroma roti dan kue kering tercium sangat harum begitu kami buka pintu kedai roti tersebut. Ratusan roti dan kue tertata rapi menarik minat setiap pengunjung yang pagi itu memenuhi ruangan kedai. Setelah kami mencicipi satu per satu tester yang disediakan, akhirnya pilihan kami jatuh pada beberapa kue coklat dan kue kering berbentuk mirip genteng dengan taburan butiran sesame hitam. Rasa kue tersebut manis dengan cita rasa sesame yang unik dan enak. Lumayan-lah bisa jadi kudapan saat kami menjelajah kawasan wisata Jeonju Hanok Village nantinya. Kedai roti PNB ini tersebar di beberapa pusat keramaian di kota Jeonju, salah satu nya di stasiun kereta api Jeonju.

Menikmati Bibimbab di Hankook Jib restoran

Tidak puas rasanya, bila berkunjung ke kota Jeonju, tidak menyantap kuliner Bibimbab. Ya..menu kuliner Bibimbab yang sudah sedemikian populer dan tersebar ke beberapa negara di dunia ini memang berasal dari kota Jeonju. Bibimbap adalah masakan khas Korea berupa semangkuk nasi putih dengan lauk di atas-nya berupa sayur-sayuran, daging sapi, telur, dan saus pedas gochujang. Secara harafiah Bibimbab berarti “nasi campur” karena sebelum disantap, nasi dan lauk diaduk terlebih dahulu menjadi satu. Bibimbap memiliki variasi bermacam-macam disesuaikan dengan daerahnya di negeri ginseng. Kota Jeonju yang merupakan ibukota provinsi Jeolla Utara merupakan kota asal variasi Bibimbap, sekaligus yang paling terkenal di Korea, berisi lauk pauk yang paling banyak variasi-nya. Salah satu restoran yang menjadi rekomendasi warga setempat karena keotentikan rasa dan penyajian-nya adalah restoran Hankook Jib. Hankook Jib secara harfiah memiliki arti ‘Rumah Korea’. Restoran ini  menyajikan Jeonju Bibimbap yang orisinal dan otentik.

Menuju Hanok Village

Banyak tokoh terkenal, termasuk mantan Presiden Korea, tercatat pernah menikmati Bibimbap Jeonju otentik racikan restoran ini. Restoran Hankook Jib yang beralamat di 119 Eojin-gil, Jeon-dong, Wansan-gu, Jeonju, Jeollabuk-do, South Korea, buka dari jam 09.30 – 16.00 dan 17.00 – 21.00. Jadi, kalau sedang berwisata di kota Jeonju akan tidak lengkap kiranya bila tidak menyempatkan diri sejenak menikmati kuliner Bibimbab racikan restoran Hankook Jib ini. Tips: hindari jam makan siang 12.00 – 13.00 dan jam makan malam 19.00 agar terhindar dari antrian 🙂

Setelah puas menikmati menu Bibimbab otentik dan unik yang disajikan dalam mangkuk tanah liat, kami pun segera beranjak ke komplek wisata Jeonju Hanok Village yang berada di antara distrik Pungnam dong dan Gyo dong. Dalam komplek Jeonju Hanok Village ini masih ada sekitar 700 unit rumah tradisional Korea bernama hanok yang masih dipelihara keaslian-nya hingga kini.

View kampung Hanok Village

Sobat-pun bisa menginap di salah satu rumah hanok yang memang menawarkan penginapan dengan sensasi mendiami dan menginap di rumah tradisional hanok kepada para pengunjung nya. Selain melihat dan menikmati keunikan arsitektur rumah hanok, dalam satu komplek wisata ini Anda bisa juga mengunjungi Jeondong Catholic Church,

Gyeonggijeon Shrine, Omokdae Imokdae Historical Site yang kesemua-nya masih terjangkau dengan cukup berjalan kaki. Dari Omokdae Imokdae Historical Site yang berada di ketinggian ini, Anda bisa menikmati view kampung Jeonju Hanok Village dari ketinggian. Jangan lupa untuk menyusuri setiap jalan gang yang ada di kawasan wisata ini, ada banyak warung kuliner khas Jeonju dan Korea yang layak untuk dicoba sebagai teman setia dalam perjalanan wisata Anda.

Mural di sekitar Hanok Village

Selamat berwisata 😀

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *